Diklat Pengelolaan Perpustakaan Angkatan 15 di UNDIP Semarang

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH/MADRASAH
POLA 300 JAM ANGKATAN KE – XV

Diselenggarakan oleh:
Badan Layanan Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP) bekerjasama dengan
Himpunan Pendidik dan Penguji Seluruh Indonesia (HIPPSI)

PELAKSANAAN:
Registrasi : Minggu, 7 Juni 2015, pukul 08.00 – 16.00 WIB
Tempat : Ruang Quality Hall, Lantai Dasar LP2MP, Gedung Widya Puraya
Jl. Prof. Soedarto, SH Kampus UNDIP Tembalang Semarang
Pola Diklat :

1. Tatap muka (jadwal terlampir)
Tempat: Ruang Quality Hall, Lantai Dasar LP2MP, Gedung Widya Puraya
Jl. Prof. Soedarto, SH Kampus UNDIP Tembalang Semarang
2. Tugas Mandiri dikerjakan di sekolah masing-masing
3. Kunjungan ke Perpustakaan.

MATERI:
1. Kompetensi Managerial = 16 jam
2. Kompetensi Pendidikan = 16 jam
3. Kompetensi Kepribadian = 16 jam
4. Kompetensi Sosial = 16 jam
5. Kompetensi Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Profesi:
a. Pengantar Ilmu Perpustakaan = 24 jam
b. Manajemen Perpustakaan Sekolah = 24 jam
c. Pengadaan & Pengembangan koleksi = 24 jam
d. Klasifikasi = 30 jam
e. Katalogisasi = 30 jam
f. Otomatisasi Perpustakaan = 30 jam
g. Layanan = 24 jam
h. Preservasi = 30 jam
i. Kerjasama = 20 jam
Jumlah = 300 jam

NARASUMBER:
Team Dosen Universitas Diponegoro (UNDIP) SEMARANG.

FASILITAS:
• SERTIFIKAT 300 JAM
• MODUL MATERI
• MAKAN SIANG
• Buku Biodata peserta
• Sertifikat 300 jam dan Transkrip Nilai
• Legalisir dan transkrip nilai

DOWNLOAD

Informasi lebih lanjut hub:

Panitia

Dra. Dwi Harti, M.Pd.

Telp.081390279599– 085865280129

DIKLAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) ANGKATAN PERTAMA DI PPs UNNES Semarang

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA DAN SMK

DISELENGGARAKAN OLEH:
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)
BEKERJASAMA DENGAN
HIMPUNAN PENDIDIK DAN PENGUJI SELURUH INDONESIA (HIPPSI)

PELAKSANAAN:

Registrasi : Minggu, 29 Maret 2015
Pukul 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Kampus PPs UNNES, Ruang G 11, Bendan Ngisor, Sampangan, Semarang.
Pola Diklat :

1. Tatap muka di kelas setiap hari Minggu: 5 April s.d 14 Juni 2015.
2. Bimbingan menyusun Laporan PTK
3. Seminar Hasil PTK
4. Penerbitan Jurnal Ilmiah

MATERI:
1. Teori PTK 16 Jam
2. Proposal PTK 60 Jam
3. Penulisan Laporan PTK 80 Jam
4. Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah 72 Jam
5. Seminar Hasil PTK 72 Jam
Jumlah 300Jam
NARASUMBER:

Team dosen Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang:
1. Prof. Dr.Wasino. M.Hum.
2. Prof. Dr. Rustono, M.Hum.
3. Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.
4. Prof. Dr. Tri Marheni P. A., M.Hum.
5. Team Dosen Pembimbing

DOWNLOAD

REVISI: Diklat Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah Angkatan ke-15 di Semarang (Blok)

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
KEPALA LABORATORIUM SEKOLAH/MADRASAH POLA 300 JAM
SMP, MTS, SMA, MA DAN SMK
ANGKATAN KE-XV DI SEMARANG
31 MEI – 05 JULI 2015
(SISTEM BLOK)

A. Latar Belakang
Untuk menindak lanjuti Permendiknas No. 25 dan No. 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan dan Laboratorium Sekolah/Madrasah, dan UU No. 12 tahun 2012 pasal 44 (2) tentang Penerbitan Sertifikat, kami Himpunan Pendidik dan Penguji Seluruh Indonesia (HIPPSI) bermaksud mengadakan pendidikan dan pelatihan sebagai berikut:

Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah bekerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Angkatan ke XV.

B. Tujuan Pendidikan dan Pelatihan
Adapun tujuan pendidikan dan pelatihan ini adalah: membekali peserta dengan kemampuan dalam mengelola laboratorium sekolah/madrasah, sehingga peserta diklat dapat mengelola laboratorium berkaitan dengan fungsi manajer yakni perencanaan, penataan, administrasi, pengamanan, perawatan dan pengawasan.

C. Pelaksanaan

Registrasi : Minggu, 31 Mei 2014
Pukul 09.00 – 15.00 WIB
Tempat : Kampus PPs UNNES Bendan Ngisor, Sampangan, Semarang.
Pola Diklat :
1. Tatap muka di kelas setiap hari (jadwal terlampir)
2. Tugas Mandiri dikerjakan di sekolah masing-masing
3. Kunjungan ke Laboratorium UNNES
4. Tugas Akhir

untuk lebih lengkap silahkan download:

Geleri Foto Kunjungan Diklat Kepala Laboratorium Angkatan 14 di Semarang

Petunjuk Teknis Diklat Kepala Laboratorium Sekolah Angk 14 di Semarang

Berikut Petunjuk Teknis Diklat Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah Angkatan ke-14 di Kampus PPs UNNES Semarang

Untitled

PETUNJUK TENIS DIKLAT KALABSEK ANGKAN 14

Semarang, 19 Desember 2014

Panitia

PANDUAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN POLA 300 JAM YANG BERKOMPETEN DAN BERKEKUATAN HUKUM

image002

Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Pengelolaan Perpustakaan dan Kepala Laboratorium Sekolah/ Madrasah yang dilaksanakan HIPPSI bekerjasama dengan UNDIP dan UNNES, menindak lanjuti Permendiknas No. 25 dan No. 26 tahun 2008.

Pelaksanakan DIKLAT tersebut sangat erat kaitannya dengan:
1. UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional,
2. Permendiknas No. 39 tahun 2009
3. UU RI. No. 12 tahun 2012tentang Pendidikan Tinggi

HIPPSI mengawal DIKLAT yang berkualitas dan kerjasama berkekuatan hukum sesuai kompetensi, agar mampu mengantarkan Peserta DIKLAT menjadi Kepala Perpustakaan dan atau Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah yang Profesional, Bermartabat, Unggul dan Mulia

Semarang, 20 MEI 2014
Ketua Umum HIPPSI

Dra. DWI HARTI, M.Pd
NIR 143366100900002

NB:
untuk panduan lebih lengkap silahkan download KLIK DISINI

Gangguan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini

Oleh:
Bareka Verninda Laelatul Asna
Unit Kerja: RA Interaktif Al Mina Bandungan

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Keluarga merupakan unsur terpenting dalam perawatan anak mengingat anak bagian dari keluarga. Kehidupan anak dapat ditentukan oleh lingkungan keluarga, untuk itu keperawatan anak harus mengenal keluarga sebagai tempat tinggal atau sebagai konstanta tetap dalam kehidupan anak. Anak juga sangat membutuhkan dukungan yang sangat kuat dari keluarga, hal ini dapat terlihat bila dukungan keluarga pada anak kurang baik, maka anak akan mengalami hambatan pada dirinya yang dapat mengganggu psikologis anak. Tetapi, jika dukungan keluarga terhadap anak sangat baik, maka pertumbuhan dan perkembagan anak akan stabil. Dukungan kepada anak akan tercermin salah satunya melalui pola asuh.
Kemandirian pada anak berawal dari keluarga serta dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Di dalam keluarga, orang tualah yang berperan dalam mengasuh, membimbing dan membantu mengarahkan anak untuk menjadi mandiri. Masa anak-anak merupakan masa yang paling penting dalam proses perkembangan kemandirian, maka pemahaman dan kesempatan yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya dalam meningkatkan kemandirian sangatlah krusial. Meskipun dunia sekolah juga turut berperan dalam memberikan kesempatan kepada anak untuk mandiri, keluarga tetap merupakan pilar utama dan pertama dalam pembentukan kemandirian anak. Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.